Siswa SMK PIKA Sabet Medali Emas Asean Skill Competition 2012 (Worldskill Asean 2012)

/
0 Comments
SEMARANG - Empat Siswa SMK PIKA Semarang berhasil meraih prestasi di tingkat internasional dengan meraih medali emas dan perak dalam ajang Worldskill Internasional ASEAN IX di JCC Jakarta, 15-17 November.
Mereka adalah Wahyu Kuntarbiko yang mendapatkan medali emas di bidang joinery (membuat kusen), Cornelius Ardian meraih emas di bidang cabinet making (membuat furnitur), Antonius Fafan bidang joinery memperoleh medali perak, dan Steven Yulianto meraih perak bidang cabinet making.
Kepala Pusat Pengembangan dan Pelatihan Industri Kayu (PPPIK)-PIKA RN Among Subandi mengatakan, sebelum mengikuti ajang itu, mereka harus mengikuti seleksi dari tingkat kota/kabupaten, tingkat provinsi, lalu tingkat nasional. Keempat siswa SMK PIKA itu lolos dan berhasil mewakili Indonesia.
”Untuk mengikuti ajang tersebut, usia maksimal siswa 22 tahun. Mereka juga harus mengikuti pendidikan dan pelatihan selama sembilan bulan di PIKA,” jelasnya didampingi trainer lain Sugeng Rahayu di kampus Jl Imam Bonjol Semarang, kemarin.
Prestasi itu, lanjut Among, merupakan kebanggan tersendiri bagi Jawa Tengah mengingat ajang tersebut diikuti oleh  negara-negara yang industri perkayuannya cukup maju. Totalnya sembilan negara yang ikut dalam ajang itu, antara lain Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Laos.
”Mereka digembleng di PPPIK dengan persyaratan yang sangat ketat. Karena selain kemampuan, anak-anak muda ini juga memiliki semangat yang luar biasa dalam mengikuti kompetisi ini,” jelasnya.
Selain itu, kata dia, para juara di bidang cabinet making dan joinnery itu pada Juli 2013 akan mengikuti seleksi untuk tampil di Kota Leipzig, Jerman untuk lomba lebih tinggi, yakni tingkat dunia (world skill). Namun mereka tetap harus menjalani seleksi kembali bersama siswa dari bimbingan Kementerian Pendidikan Nasional di bidang yang sama. (G2-60)







You may also like

Tidak ada komentar :

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts